jump to navigation

Tekstur Tanah February 21, 2011

Posted by sin9gih in Mikrobiologi.
trackback

Tekstur tanah adalah perbandingan relatif dari pasir, debu dan liat (Clay) di dalam kolam. Faktor yang mempengaruhi tekstur tanah adalah jumlah air dan udara di dalam tanah yang selanjutnya akan berpengaruh pada pertumbuhan tenaman. Ukuran partikel tanah sangat penting karena ukuran partikel tanah makin kecil (liat) maka partikel-partikel tanah tersebut akan berkaitan lebih kuat dibandingkan dengan yang berukuran besar (pasir). Hal ini berarti tanah akan didominasi pori-pori berukuran kecil. Demikian juga air dan udara di dalam tanah berada di dalam pori-pori kecil tersebut. Partikel lebih kecil mempunyai luas permukaan lebih luas atau besar dibandingkan dengan yang besar dalam satuan berat yang sama. Dalam berat luas permukaan partikel debu dan 100 ribu kali dibandingkan dengan pasir. Jika luas permukaan tanah meningkat berarti jumlah air dan kokon atau unsur hara yang terabsorbsi (diikat) akan mengikat pula.

Fungsi penentuan tekstur tanah adalah untuk menunjukkan kasar halusnya tanah secara kualitas karena tekstur tanah dapat menggambarkan apakah bahan tanah tersebut kasar atau halus, hal ini dapat dirasakan dengan mengambil sedikit tanah basah diantara jari dan ibu jari, jika ternyata terasa agak halus dan licin maka menunjukkan bahwa tanah tersebut kandungan liatnya relatif cukup tinggi. Pengamatan ini sering dilakukan oleh orang-orang yang sudah berpengalaman.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: